Pisangku Sayang Pisangku Malang
Hari jumat kemarin memang hari yang sangat tidak menyenangkan. Stress dikantor juga jalanan ibu kota yang akhir2 ini macet tiada tara membuat semakin ingin rasanya meninggalkan ibu kota ini untuk kembali ke kampung halaman nun jauh disana
Namun tidak berhenti disitu. Pulang sampai rumah pohon pisang yang ada di belakang rumah terlihat tumbang dihajar angin yang sangat kencang sore hari kemarin
. Padahal beberapa minggu lagi pisang ini akan dipanen.
Tahukah kau kenapa pisang ini sangat berharga? pisang ini sudah tumbuh dipekarangan rumah sudah lebih dari satu tahun yang lalu. Sengaja aku sisakan 2 pohon saja dan anakan pohon yang lain sengaja dimatikan karena belum tau itu pisang apa dan belum tau rasa pisang seperti apa.
Pisang ini sudah lebih dari satu tahun tidak berbuah dan malah semakin besar saja pohonnya tanpa ada tanda2 berbuah. kemarin sudah ada buahnya satu sekarang dihajar angin dan hujan.
Mungkin kau tidak mau aku panen ya pisang. Pisangku Sayang Pisangku Malang