Skip to content

Di Antara Jazz dan Classic

March 2, 2009

Ternyata selera menikmati musik itu bisa berubah ya atau belum menemukan yang cocok? he he. Ya begitulah yang saya alami. Pada waktu menjelang remaja saya sangat suka dengan musik pop yang memang waktu itu masih nge-hits. Memasuki usia remaja musik rock lebih cenderung terdengar sehingga saya sangat menyukainya bahkan pernah membentuk band yang beraliran rock. Sempet juga mengikuti festifal musik sampai mengisi musik dikampung dalam rangka 17agustusan tak dibayar pula… tapi seneng karena memang saya menikmatinya.

Setelah dewasa atau bahkan boleh lah dibang tua lha wong saya sudah menginjak seperempat abad 🙂 saya malah senang sekali mendengar musik jazz yang smooth dan juga musik classic seperti Violin Romance-nya Beethoven. Saya menikmati musik ini bila sedang santai dirumah setelah berkutat dengan perkerjaan seharian atau jika sedang kalut memukirkan hal lainnya.

Dari cerita diatas ada yang unik. Musik rock dan pop bisa dinikmati ketika anda bebas dari tingkat stress yang tinggi, sedangkan smooth jazz dan musik classic enak dinikmati jika sedang banyak masalah dan mengalami stress yang tinggi pula. Apakah itu benar? saya tidak tahu. Jangan-jangan sukses besar Javajazz festifal yang diadakan tiap tahun dijakarta juga karena banyaknya orang yang mengalami tingkat stress yang tinggi atau bahkan depressi?

Musik apa yang anda sukai? semoga anda tidak menjawab Jazz 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: